Halaman

Jumat, 25 Mei 2012

kesehatan wanitaku kesehatan masa depanku


Kesehatan wanitaku kesehatan masa depanku
            Organ Genetelia merupakan salah satu organ terpenting dalam tubuh kita. Menjaga kebersihan, dan mengatur pola makan dalam kehidupan sehari-hari dapat mencegah banyaknya penyakit-penyakit yang sering menyerang organ penting ini. Penting nuich,,bagi cewek-cewek yang pengen masa depanya tetap bahagia. ^^
            Nachh,,,, kali ini kita bahas tentang organ wanita dulu ea,,,untuk organ genetalia cowok besok-besok kalau ada kesempatan lagi.,..hehe
            Ngomngin masalah alat genetalia cewek nuich sama saja ngomngin salah satu keindahan yang pernah dikasih Tuhan oleh kaum wanita. Menjaga kebersihan serta selalu merawatnya merupakan langkah terpenting untuk selalu terhindar dari resiko-resiko penyakit mematikan. Tau gak, setelah aku baca beberapa sumber di Internet ternyata penyakit-penyakit yang menyerang alat genetalia rata-rata mematikan. Idiiih..nakutin juga ea... Tapi jangan kawatir, beberapa diantaranya udah dapat dicegah kok. Yuck kita kenali beberapa penyakit genetalia pada wanita dan bagaimana cara mencegahnya serta apa saja sich yang menyebakan penyakit-penyakit ini menyerang salah satu keindahan kaum hawa ini.
Ø  Bebrapa penyakit pada genetalia wanita
Kanker Serviks
Mendengar istilah kanker mungkin bagi orang awam merupakan penyakit yang mengerikan. Kanker memang bisa dikatakan penyakit mengerikan, apalagi menyerang alat-alat penting pada tubuh kita. Salah satunya adalah pada genetalia wanita. Kanker yang biasanya menyerang adalah kanker serviks. Penyakit ini disebabkan oleh Human Papiloma Virus (HPV). Kanker ini menyerang leher rahim.
Ini nuich,,gambar leher rahim yang terserang kanker serviks

Haduuhhh,,jadi gak kebayang. Masak keindahan dari sang pencipta jadi rusak karena penyakit ini. Makanya..yuck kita jaga!!!. Tapi bagaimana caranya buat menjaganya?
Gak usah bingung. Berkat kuasa Tuhan yang telah menciptakan manusia-manusia yang punya kepintaran, kita jadi tau bagaimana cara menjaga genetalia ini.

Menjaga dan mencegah organ genetalia terkena kanker serviks ini adalah dengan cara :
1.    Mengatur serta mengkonsumsi makanan yang sehat dan yang kaya sayuran serta buah-buahan. Karena makanan-makanan ini bisa merangsang kekebalan tubuh yang ada pada tubuh kita. Selain itu makanan yang mengandung vit A, C, E serta asam  folat dapat mengurangi resiko kanker serviks ini.
2.    Bagi yang merokok, saya saranin mulai ditinggalkan dueh. Soalnya menurut sumber yang saya baca asap rokok dan  kandungan tembakau yang ada pada rokok tersebut terbukti memicu dan meningkatkan kemungkinan tumbuhnya sel-sel abnormal pada rahim. Ketidaknormalan sel-sel ini merupakan kondisi awal munculnya kanker serviks.
3.    Dan bagi yang pernah melakukan kontak seksual, disarankan untuk tidak berganti-ganti pasangan. Karena Human Papiloma Virus ini bisa menular apabila pasangan seksual melakukan hubungan dengan wanita yang telah memiliki virus ini sebelumnya dan melakukan hubungan skesual lagi dengan wanita lainya.
4.    Menghindari hubungan seksual dini atau pada usia yang sangat muda serta menghindari hubungan seksual pada saat haid.
5.    Rajin melakukan pap smear selama dua tahun sekali bagi yang telah aktif melakukan hubungan seksual.
6.    Bagi yang belum pernah melakukan kontak seksual dianjurkan pemberian vaksinasi HPV
7.    Menjaga kebersihan alat genetalia
Waduhhh..dari pada masa depan kita tergores karena penyakit ini. Lebih baik dari sekarang kita menjaga dan mencegahnya. ^^
Kista
penyakit kedua yang akan kita bahas adalah kista. Kista merupakan penyakit yang menyerang indung telur. Penimbunan cairan pada indung telur yang berlebihan merupakan penyebab utamanya. Pada kasus yang pernah saya baca, penimbunan cairan indung telur ada yang berhenti sendiri sehingga kista yang diderita tidak tambah besar. Tetapi ada pula penimbunan cairan yang memang tidak bisa berhenti dengan sendirinya, sehingga mneyebabkan kista semakin besar.
Siapa saja sich yang bisa terkena kista? Mungkin itu pertanyaan yang tepat untuk kita bahas saat ini.
Semua wanita yang yang memilki kondisi rahim dan indung telur yang normal dapat berpotensi terserang penyakit kista. Tapi semoga saja tidak terjadi bagi para pembaca tulisan ini. Amin.
Kenapa hal itu bisa terjadi?
Seperti telah diketahui sebelumnya, penyakit ini disebabkan oleh adanya penimbunan cairan pada indung telur yang berlebihan. selain itu  gangguan pembentukan hormon pada hipotalamus dan hipofase juga menyebebakan kista indung telur ini. Sehingga setiap wanita bisa mengidap penyakit ini.
Wah...harus tetep wasapada dong,,!!!
Untuk lebih dalam mengetahui apa itu kista, yuck,,kita lihat tipe-tpe kista.
Tipe-tipe kista dikelompokam menjadi dua tingkatan. Dalam hal ini adalah tipe kista fungsional dan tipe kista abnormal (tidak normal). Berikut macamnya:
A.   Tipe-tipe kista fungsional
Kista fungsional merupakan kista yang tidak terlalu bahaya karena kista ini termasuk kista normal yang akan mengecil dan menghilang dengan sendirinya dalam kurun 2-3 siklus haid akan tetapi tetap perlu diwaspadai. Kista ini terbentuk karena pada saat fungsi normal haid terjadi perubahan jaringan. Kista funsional ada beberapa jenis, yaitu :
1.    Kista folikel
Kista folikel merupakan kista yang terjadi akibat tidak berfungsinya folikel pada saat siklus menstruasi. Jenis kista ini bisa dikatakan sebagai kista sederhana karena muncul jika proses ovulasi tidak terjadi.
Apa suich folikel itu?? Mungkin bagi yang baru mendengar kata itu bakalan bertanya demikian. Jangan bingung,,yuck kita baca artikel ini lebih dalam lagi….
Folikel merupakan suatu rongga cairan yang normal terdapat dalam ovarium. Fungsi utama folikel ini adalah untuk membantu keluarnya sel telur. Pada keadaan normal folikel yang berisi sel telur ini akan terbuka saat siklus menstruasi untuk mlepaskan sel telur. Nacchhh,,,sekarang sudah sedikit punya gambaran kan mengenai folikel ntu, jadi peranan folikel dalam ovarimun itu juga penting. Apabila folikel tersebut tidak terbuka dan menyebabkan folikel tidak pecah atau melepaskan sel telur maka dapat menimbulkan bendungan cairan yang akan menjadi kista. Karena kista ini merupakan kista yang tidak berbahaya, kista ini bisa hilang dengan sendirinya. Kista ini jarang menimbulkan rasa nyeri, kecuali jika kista ini pecah akan menimbulkan gejala terasa kaku dan sakit hebat atau nyeri tajam yang disebut juga mittelschmerz didaerah perut bagian bawah. Kista ini berbentuk kecil dan bisa tumbuh hingga diameter 5-6 cm.
2.    Kista lutein
Kista ini  diperlukan tubuh wanita hamil untuk mempertahankan kehamilannya, yang akan menghilang setelah ari-ari terbentuk lengkap.  Dengan kata lain kista ini akan mengecil dan hilang dengan sendirinya seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Jadi kista ini tidak perlu diangkat apabila tidak menggannggu janin, tetapi membutuhkan pengawasan khusus.
Kista ini dapat tumbuh hingga berdiameter 4 inchi (10 cm) dan berpotensi untuk berdarah dengan sendirinya atau mendesak ovarium yang menyebabkan nyeri panggul atau perut. Jika kista ini berisi darah, kista dapat pecah dan menyebabkan perdarahan internal dan nyeri tajam yang tiba-tiba.
Proses pembentukan kista ini adalah ketika sel telur dilepaskan, lubang keluarnya tertutup dan jaringan-jaringan mengumpul di dalamnya, menyebabkan korpus luteum membesar.
Kista lutein memiliki beberapa tipe, diantaranya adalah :
a.    Kista Granulosa Lutein
Kista ini terjadi dalam korpus Luteum ovarium yang fungsional. Kista ini bisa membesar, akibat dari penimbunan darah yang berlebihan saat fase perdarahan dari siklus menstruasi dan bukan akibat dari tumor. Kista ini timbul pada permulaan kehamilan dan diameternya bisa mencapai 5-6 cm yang menyebabkan rasa tidak enak di daerah panggul. Apabila pecah, terjadi pendarahan pada satu sisi rongga perut. Pada wanita tidak hamil, kista ini akan membuat menstruasi terlambat yang diikuti dengan perdarahan yang tidak teratur. 
b.    Kista theca Lutein
Kista theca lutein berisi cairan bening dan berwarna seperti jerami. Timbulnya kista theca lutein berkaitan dengan tumor indung telur dan terapi hormon.
Jenis kista lainya
1.  Kista dermoid.
Kista ovarium yang berisi ragam jenis jaringan misal rambut, kuku, kulit, gigi dan lainnya. Kista ini dapat terjadi sejak masih kecil, bahkan mungkin sudah dibawa dalam kandungan ibunya. Kista ini biasanya kering dan tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat menjadi besar dan menimbulkan nyeri.
3. Kista endometriosis.
Kista yang terbentuk dari jaringan endometriosis (jaringan mirip dengan selaput dinding rahim yang tumbuh di luar rahim) menempel di ovarium dan berkembang menjadi kista. Kista ini sering disebut juga sebagai kista coklat endometriosis karena berisi darah yang mengental dan membeku, sehingga bewarna coklat-kemerahan. Kista ini berhubungan dengan penyakit endometriosis yang menimbulkan nyeri haid dan nyeri sanggama.
4. Kistadenoma.
Kista yang berkembang dari sel-sel pada lapisan luar permukaan ovarium, biasanya bersifat jinak. Kistadenoma dapat tumbuh menjadi besar sehingga berpotensi untuk ganas dan mengganggu organ perut lainnya dan menimbulkan nyeri.
5. Kista polikistik.
Di sini, ovarium berisi banyak kista yang terbentuk dari bangunan kista folikel yang menyebabkan ovarium menebal yang disebabkan oleh gangguan hormonal, terutama hormon androgen (hormon yang dipunyai oleh laki-laki dalam jumlah banyak. Pada wanita, normalnya hormon ini dalam jumlah sedikit) yang berlebihan. Kista ini membuat ovarium membesar dan menciptakan lapisan luar tebal yang dapat menghalangi terjadinya ovulasi (pematangan sel telur), sehingga sering menimbulkan masalah infertilitas (ketidakmampuan memiliki anak setelah hubungan seksual dengan teratur walaupun tidak menggunakan alat kontrasepsi dalam jangka waktu paling tidak selama satu tahun). Kista ini menyebabkan menurunnya siklus menstruasi dan terjadi ketidaksuburan.

Kanker ovarium
Di Indonesia kanker ovarium adalah penyebab kematian ketiga sesudah kanker serviks dan kanker payudara. Mengkonsumsi makanan yang tinggi lemak, melahirkan pada usia tua (terlambat baru melahirkan) dan terlambat datangnya menopause merupakan indikator tingginya kejadian CA ovarium ini.
Kanker ovarium adalah kanker yang berkembang di sel-sel yang menunjang ovarium, termasuk sel epitel permukaan, sel germinal, dan setroma.
(syarifudin, SKM, M.Kes &Hamidah, S,pd, M.kes.2009 kebidanan komunitas. Jakarta: EGC)
Biasanya ca ovarium tidak memperlihatkan gejalanya, waduh, lha trus untuk mengetahui terkena CA ini gimana dong?
Walaupun seringkali tidak memperlihatkan gejala, tetapi biasanya CA ini terjadi gejala-gejala penekanan tumor, yaitu :
1.    Gangguan pencernaan (dyspepsia), bengkak anggota bawah, nafsu makan kurang sekali, sakit punggung dan perut kembung.
2.    Ditemukan masa dibagian bawah perut yang padat dan terikat dengan jaringan sekitar, hal ini biasanay ditemukan pada penderita stadium awal. Kadag-kadang karena tumor melintir, penderita mengeluhkan rasa sakit yang sangat kuat.
Pengobatan yang bisa dilakukan adalah operasi yang dilanjutkan dengan kemoterapi, radioterapi,imunoterai.
(dr. Faisal Yatim, DTM&H.,MPH.2008.penyakit kandungan.myoma, kanker rahim/leher rahim dan kandung telur, kista, serta gangguan lainnya. Jakarta: populer obor
Kutil kelamin
Bagi orang awam mungkin penyakit ini sedikit dianggep enteng. Tapi jangan salah sebenarnya penyakit ini teramatlah menakutkan jika dibiarkan. Ya walaupun tidak semenakutkan kanker serviks dan kista. Kutil ini tetap harus dicegah.
Menurut Dr. June Reinish kepala Alferd Kinsey Institue di Minneapolis Kutil kelamin desebabkan oleh virus yang sama dengan kanker serviks yaitu Human Papiloma Virus,(stephen,2005).  Perbedaanya adalah tipe HPV yang menyebabkan penyakit ini adalah yang ber tipe 6 dan 11. HPV tipe ini cenderung untuk tumbuh selama sekitar enam bulan, kemudian stabil kadang-kadang terlihat penyakit ini hilang tanpa pengobatan. Kutil kelamin merupakan tumor kecil di luar dan di dalam kelamin. Tetapi kutil ini tidak selalu tampak seperti kutil. Sejumlah orang menganggap kutil kelamin agak mirip kembang kubis dalam segi warna dan penampilanya.
Penyakit kutil kelamin yang terkait dengan infeksi HPV dapat berbentuk kuitil atau datar, berbentuk kecil atau besar dengan warna bervariasi, (merah muda atau terang). Penyakit kutil kelamin dapat muncul pada leher rahim, skrotum, selakangan, paha, anus. Merawat kutil agresif segera setelah kutil kelamin muncul tidak disarankan karena kutil ini masih dapat muncul, perawatan ulang dikemudian hari sangat diperlukan.
kutil kelamin ini harus segera di hilangkan karena akan membahayakan. Walaupun benjolan ini bisa hilang tapi hal itu hanyalah sementara dan sewaktu-waktu penyakit ini bisa kembali lagi. Kalau kutil kelamin ini tidak segeara diobati dapat menjurus pada masalah-masalah sel abnormal pada mulut rahim wanita. Ini juga bisa dikaitkan dengan kanker mulut rahim dalam berbagai studi. Ada pengobatan-pengobatan tetapi kutil itu lebih sulit diobati pada wanita karena dari segi letaknya membuat pengobatan lebih sulit. (stephen,2005)
Waspadalah bagi kaum hawa yang pernah ada benjolan dikelamin dan merasa panas, gatal serta ketidaknyamanan pada alat kelaminya. Karena hal itu merupakan gejala adanya kutil kelamin. Kutil kelamin memang tidak bisa menyebabkan kanker tapi dari segi psikologis penyakit ini akan teramat mengganggu penderita. Akan tetapi bagi yang pernah terserang HPV penyebab penyakit kutil kelamiin akan lebih mudah atau rentan terserang HPV tipe 16 dan 18 yang tak lain penyebab kanker serviks.
Ini nuich sedikit gambar mengenai seperti apa itu kutil kelamin,,

Tidak mau kan genetalia kita kayak gini, makanya rawat dengan baik ya.. :)                                                         
                                                                       

Tapi bagi para kaum wanita jangan terlalu kawatir, beberapa pengobatan sudah direkomendasikan oleh para dokter kq.
Masak??? Gimana suich pengobatanya??
Yuck kita baca lagi,, (fighting.. :D)
Pada umumnya kutil kelamin diobati dengan olesan cairan podofilin atau pembakatran dengan listrik (kauterisasi), waduh ,, sakit gak nuich?? Wah kalau sakit gaknya saya gak tau juga ya, alhamdulilah belum pernah kena kutil kelamin J
Selain pengobatan itu dapat juga dilakukan perawatan untuk melenyapkan kutil ini, dengan pilihan :
1.    Cryotheray, pembekuan kutil dengan nitrogen cair
2.    Trichloracetic asam, zat kimia yang diterapkan pada permukaan kutil
3.    Operasi pengangkatan, menggunting sel-sel dengan pisau bedah. Ingat pisau bedah BUKAN pisau dapur :D, untuk operasi pengangkatan dapat smenyembuhkan masalah ini dalam satu kunjungan.
4.    Elektrokauter, membakar kutil menggunakan arus listrik
5.    Laser atau pengikisan kutil
(Nurwijaya,Hartati.dkk. Cegah dan Deteksi Kanker serviks)
Ya itu beberapa penyakit genetalia yang perlu diwaspadai,. Mungkin masih ada lagi penyakit pada genetalia wanita.. Bagi teman-teman yang mau menambahkan atau mengklarifikasi mungkin tulisan saya kurang tepat atau gimana. :D silahkan comment.
Terimakasih sudah ikut melestarikan kesehatan wanita dengan membca tulisan ini. Semoga kita semua selalu dalam kesehatan. Amin, :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

aku pun tak sesempurna malaikat, jadi silahkan tulis komentar anda mengenai goresan saya :D