Kesehatan
wanitaku kesehatan masa depanku
Organ
Genetelia merupakan salah satu organ terpenting dalam tubuh kita. Menjaga
kebersihan, dan mengatur pola makan dalam kehidupan sehari-hari dapat mencegah
banyaknya penyakit-penyakit yang sering menyerang organ penting ini. Penting
nuich,,bagi cewek-cewek yang pengen masa depanya tetap bahagia. ^^
Nachh,,,,
kali ini kita bahas tentang organ wanita dulu ea,,,untuk organ genetalia cowok
besok-besok kalau ada kesempatan lagi.,..hehe
Ngomngin
masalah alat genetalia cewek nuich sama saja ngomngin salah satu keindahan yang
pernah dikasih Tuhan oleh kaum wanita. Menjaga kebersihan serta selalu
merawatnya merupakan langkah terpenting untuk selalu terhindar dari
resiko-resiko penyakit mematikan. Tau gak, setelah aku baca beberapa sumber di
Internet ternyata penyakit-penyakit yang menyerang alat genetalia rata-rata
mematikan. Idiiih..nakutin juga ea... Tapi jangan kawatir, beberapa diantaranya
udah dapat dicegah kok. Yuck kita kenali beberapa penyakit genetalia pada wanita
dan bagaimana cara mencegahnya serta apa saja sich yang menyebakan
penyakit-penyakit ini menyerang salah satu keindahan kaum hawa ini.
Ø Bebrapa
penyakit pada genetalia wanita
Kanker Serviks
Mendengar istilah kanker
mungkin bagi orang awam merupakan penyakit yang mengerikan. Kanker memang bisa
dikatakan penyakit mengerikan, apalagi menyerang alat-alat penting pada tubuh
kita. Salah satunya adalah pada genetalia wanita. Kanker yang biasanya
menyerang adalah kanker serviks. Penyakit ini disebabkan oleh Human Papiloma Virus (HPV). Kanker ini
menyerang leher rahim.
Ini nuich,,gambar leher
rahim yang terserang kanker serviks
Haduuhhh,,jadi gak kebayang.
Masak keindahan dari sang pencipta jadi rusak karena penyakit ini.
Makanya..yuck kita jaga!!!. Tapi bagaimana caranya buat menjaganya?
Gak usah bingung. Berkat kuasa Tuhan yang
telah menciptakan manusia-manusia yang punya kepintaran, kita jadi tau
bagaimana cara menjaga genetalia ini.
Menjaga dan mencegah organ genetalia terkena
kanker serviks ini adalah dengan cara :
1. Mengatur
serta mengkonsumsi makanan yang sehat dan yang kaya sayuran serta buah-buahan.
Karena makanan-makanan ini bisa merangsang kekebalan tubuh yang ada pada tubuh
kita. Selain itu makanan yang mengandung vit A, C, E serta asam folat dapat mengurangi resiko kanker serviks
ini.
2. Bagi
yang merokok, saya saranin mulai ditinggalkan dueh. Soalnya menurut sumber yang
saya baca asap rokok dan kandungan
tembakau yang ada pada rokok tersebut terbukti memicu dan meningkatkan
kemungkinan tumbuhnya sel-sel abnormal pada rahim. Ketidaknormalan sel-sel ini
merupakan kondisi awal munculnya kanker serviks.
3. Dan
bagi yang pernah melakukan kontak seksual, disarankan untuk tidak
berganti-ganti pasangan. Karena Human
Papiloma Virus ini bisa menular apabila pasangan seksual melakukan hubungan
dengan wanita yang telah memiliki virus ini sebelumnya dan melakukan hubungan
skesual lagi dengan wanita lainya.
4. Menghindari
hubungan seksual dini atau pada usia yang sangat muda serta menghindari
hubungan seksual pada saat haid.
5. Rajin
melakukan pap smear selama dua tahun sekali bagi yang telah aktif melakukan
hubungan seksual.
6. Bagi
yang belum pernah melakukan kontak seksual dianjurkan pemberian vaksinasi HPV
7. Menjaga
kebersihan alat genetalia
Waduhhh..dari pada masa
depan kita tergores karena penyakit ini. Lebih baik dari sekarang kita menjaga
dan mencegahnya. ^^
Kista
penyakit kedua yang akan kita
bahas adalah kista. Kista merupakan penyakit yang menyerang indung telur.
Penimbunan cairan pada indung telur yang berlebihan merupakan penyebab
utamanya. Pada kasus yang pernah saya baca, penimbunan cairan indung telur ada
yang berhenti sendiri sehingga kista yang diderita tidak tambah besar. Tetapi ada pula penimbunan
cairan yang memang tidak bisa berhenti dengan sendirinya, sehingga mneyebabkan
kista semakin besar.
Siapa saja sich yang bisa
terkena kista? Mungkin itu pertanyaan yang tepat untuk kita bahas saat ini.
Semua wanita yang yang
memilki kondisi rahim dan indung telur yang normal dapat berpotensi terserang
penyakit kista. Tapi semoga saja tidak terjadi bagi para pembaca tulisan ini. Amin.
Kenapa hal itu bisa terjadi?
Seperti telah diketahui
sebelumnya, penyakit ini disebabkan oleh adanya penimbunan cairan pada indung
telur yang berlebihan. selain itu gangguan
pembentukan hormon pada hipotalamus dan hipofase juga menyebebakan kista indung
telur ini. Sehingga setiap wanita bisa mengidap penyakit ini.
Wah...harus tetep wasapada
dong,,!!!
Untuk lebih dalam mengetahui
apa itu kista, yuck,,kita lihat tipe-tpe kista.
Tipe-tipe kista
dikelompokam menjadi dua tingkatan. Dalam hal ini adalah tipe kista fungsional
dan tipe kista abnormal (tidak normal). Berikut macamnya:
A. Tipe-tipe kista fungsional
Kista fungsional
merupakan kista yang tidak terlalu bahaya karena kista ini termasuk kista
normal yang akan mengecil dan menghilang dengan sendirinya dalam kurun 2-3
siklus haid akan tetapi tetap perlu diwaspadai. Kista ini terbentuk karena pada
saat fungsi normal haid terjadi perubahan jaringan. Kista funsional ada
beberapa jenis, yaitu :
1. Kista folikel
Kista folikel merupakan kista yang terjadi akibat
tidak berfungsinya folikel pada saat siklus menstruasi. Jenis kista ini bisa
dikatakan sebagai kista sederhana karena muncul jika proses ovulasi tidak
terjadi.
Apa suich folikel itu?? Mungkin bagi yang baru
mendengar kata itu bakalan bertanya demikian. Jangan bingung,,yuck kita baca
artikel ini lebih dalam lagi….
Folikel merupakan suatu rongga cairan yang normal
terdapat dalam ovarium. Fungsi utama folikel ini adalah untuk membantu
keluarnya sel telur. Pada keadaan normal folikel yang berisi sel telur ini akan
terbuka saat siklus menstruasi untuk mlepaskan sel telur. Nacchhh,,,sekarang
sudah sedikit punya gambaran kan mengenai folikel ntu, jadi peranan folikel dalam
ovarimun itu juga penting. Apabila folikel tersebut tidak terbuka dan
menyebabkan folikel tidak pecah atau melepaskan sel telur maka dapat
menimbulkan bendungan cairan yang akan menjadi kista. Karena kista ini
merupakan kista yang tidak berbahaya, kista ini bisa hilang dengan sendirinya.
Kista ini jarang menimbulkan rasa nyeri, kecuali jika kista ini pecah akan
menimbulkan gejala terasa kaku dan sakit hebat atau nyeri tajam yang disebut
juga mittelschmerz didaerah perut bagian bawah. Kista ini berbentuk kecil dan
bisa tumbuh hingga diameter 5-6 cm.
2. Kista lutein
Kista ini diperlukan tubuh wanita hamil untuk
mempertahankan kehamilannya, yang akan menghilang setelah ari-ari terbentuk
lengkap. Dengan
kata lain kista ini akan mengecil dan hilang dengan sendirinya seiring dengan
bertambahnya usia kehamilan. Jadi kista ini tidak perlu diangkat apabila tidak
menggannggu janin, tetapi membutuhkan pengawasan khusus.
Kista ini dapat tumbuh hingga
berdiameter 4 inchi (10 cm) dan berpotensi untuk berdarah dengan sendirinya
atau mendesak ovarium yang menyebabkan nyeri panggul atau perut. Jika kista ini
berisi darah, kista dapat pecah dan menyebabkan perdarahan internal dan nyeri
tajam yang tiba-tiba.
Proses pembentukan kista ini adalah ketika sel telur dilepaskan, lubang
keluarnya tertutup dan jaringan-jaringan mengumpul di dalamnya, menyebabkan
korpus luteum
membesar.
Kista
lutein memiliki beberapa tipe, diantaranya adalah :
a. Kista Granulosa Lutein
Kista ini terjadi dalam korpus Luteum ovarium yang fungsional. Kista ini
bisa membesar, akibat dari penimbunan darah yang berlebihan saat fase
perdarahan dari siklus menstruasi dan bukan akibat dari tumor. Kista ini timbul
pada permulaan kehamilan dan diameternya bisa mencapai 5-6 cm yang menyebabkan
rasa tidak enak di daerah panggul. Apabila pecah, terjadi pendarahan pada satu
sisi rongga perut. Pada wanita tidak hamil, kista ini akan membuat menstruasi
terlambat yang diikuti dengan perdarahan yang tidak teratur.
b. Kista theca Lutein
Kista theca lutein berisi cairan bening dan berwarna seperti jerami. Timbulnya kista theca lutein berkaitan dengan tumor indung telur dan terapi hormon.
Kista theca lutein berisi cairan bening dan berwarna seperti jerami. Timbulnya kista theca lutein berkaitan dengan tumor indung telur dan terapi hormon.
Jenis kista lainya
1. Kista dermoid.
Kista ovarium yang berisi ragam jenis jaringan misal rambut, kuku, kulit, gigi dan lainnya. Kista ini dapat terjadi sejak masih kecil, bahkan mungkin sudah dibawa dalam kandungan ibunya. Kista ini biasanya kering dan tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat menjadi besar dan menimbulkan nyeri.
3. Kista endometriosis.
Kista yang terbentuk dari jaringan endometriosis (jaringan mirip dengan selaput dinding rahim yang tumbuh di luar rahim) menempel di ovarium dan berkembang menjadi kista. Kista ini sering disebut juga sebagai kista coklat endometriosis karena berisi darah yang mengental dan membeku, sehingga bewarna coklat-kemerahan. Kista ini berhubungan dengan penyakit endometriosis yang menimbulkan nyeri haid dan nyeri sanggama.
4. Kistadenoma.
Kista yang berkembang dari sel-sel pada lapisan luar permukaan ovarium, biasanya bersifat jinak. Kistadenoma dapat tumbuh menjadi besar sehingga berpotensi untuk ganas dan mengganggu organ perut lainnya dan menimbulkan nyeri.
5. Kista polikistik.
Di sini, ovarium berisi banyak kista yang terbentuk dari bangunan kista folikel yang menyebabkan ovarium menebal yang disebabkan oleh gangguan hormonal, terutama hormon androgen (hormon yang dipunyai oleh laki-laki dalam jumlah banyak. Pada wanita, normalnya hormon ini dalam jumlah sedikit) yang berlebihan. Kista ini membuat ovarium membesar dan menciptakan lapisan luar tebal yang dapat menghalangi terjadinya ovulasi (pematangan sel telur), sehingga sering menimbulkan masalah infertilitas (ketidakmampuan memiliki anak setelah hubungan seksual dengan teratur walaupun tidak menggunakan alat kontrasepsi dalam jangka waktu paling tidak selama satu tahun). Kista ini menyebabkan menurunnya siklus menstruasi dan terjadi ketidaksuburan.
1. Kista dermoid.
Kista ovarium yang berisi ragam jenis jaringan misal rambut, kuku, kulit, gigi dan lainnya. Kista ini dapat terjadi sejak masih kecil, bahkan mungkin sudah dibawa dalam kandungan ibunya. Kista ini biasanya kering dan tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat menjadi besar dan menimbulkan nyeri.
3. Kista endometriosis.
Kista yang terbentuk dari jaringan endometriosis (jaringan mirip dengan selaput dinding rahim yang tumbuh di luar rahim) menempel di ovarium dan berkembang menjadi kista. Kista ini sering disebut juga sebagai kista coklat endometriosis karena berisi darah yang mengental dan membeku, sehingga bewarna coklat-kemerahan. Kista ini berhubungan dengan penyakit endometriosis yang menimbulkan nyeri haid dan nyeri sanggama.
4. Kistadenoma.
Kista yang berkembang dari sel-sel pada lapisan luar permukaan ovarium, biasanya bersifat jinak. Kistadenoma dapat tumbuh menjadi besar sehingga berpotensi untuk ganas dan mengganggu organ perut lainnya dan menimbulkan nyeri.
5. Kista polikistik.
Di sini, ovarium berisi banyak kista yang terbentuk dari bangunan kista folikel yang menyebabkan ovarium menebal yang disebabkan oleh gangguan hormonal, terutama hormon androgen (hormon yang dipunyai oleh laki-laki dalam jumlah banyak. Pada wanita, normalnya hormon ini dalam jumlah sedikit) yang berlebihan. Kista ini membuat ovarium membesar dan menciptakan lapisan luar tebal yang dapat menghalangi terjadinya ovulasi (pematangan sel telur), sehingga sering menimbulkan masalah infertilitas (ketidakmampuan memiliki anak setelah hubungan seksual dengan teratur walaupun tidak menggunakan alat kontrasepsi dalam jangka waktu paling tidak selama satu tahun). Kista ini menyebabkan menurunnya siklus menstruasi dan terjadi ketidaksuburan.
Kanker
ovarium
Di Indonesia kanker ovarium adalah penyebab kematian
ketiga sesudah kanker serviks dan kanker payudara. Mengkonsumsi makanan yang
tinggi lemak, melahirkan pada usia tua (terlambat baru melahirkan) dan
terlambat datangnya menopause merupakan indikator tingginya kejadian CA ovarium
ini.
Kanker ovarium adalah kanker yang berkembang di
sel-sel yang menunjang ovarium, termasuk sel epitel permukaan, sel germinal,
dan setroma.
(syarifudin, SKM, M.Kes &Hamidah, S,pd, M.kes.2009 kebidanan komunitas.
Jakarta: EGC)
Biasanya ca ovarium tidak memperlihatkan gejalanya,
waduh, lha trus untuk mengetahui terkena CA ini gimana dong?
Walaupun seringkali tidak memperlihatkan gejala,
tetapi biasanya CA ini terjadi gejala-gejala penekanan tumor, yaitu :
1. Gangguan pencernaan (dyspepsia), bengkak anggota
bawah, nafsu makan kurang sekali, sakit punggung dan perut kembung.
2. Ditemukan masa dibagian bawah perut yang padat dan
terikat dengan jaringan sekitar, hal ini biasanay ditemukan pada penderita
stadium awal. Kadag-kadang karena tumor melintir, penderita mengeluhkan rasa
sakit yang sangat kuat.
Pengobatan yang bisa dilakukan adalah operasi yang
dilanjutkan dengan kemoterapi, radioterapi,imunoterai.
(dr. Faisal Yatim, DTM&H.,MPH.2008.penyakit
kandungan.myoma, kanker rahim/leher rahim dan kandung telur, kista, serta
gangguan lainnya. Jakarta: populer obor
Kutil kelamin
Bagi orang awam mungkin
penyakit ini sedikit dianggep enteng. Tapi jangan salah sebenarnya penyakit ini
teramatlah menakutkan jika dibiarkan. Ya walaupun tidak semenakutkan kanker
serviks dan kista. Kutil ini tetap harus dicegah.
Menurut
Dr. June Reinish kepala Alferd Kinsey Institue di Minneapolis Kutil
kelamin desebabkan oleh virus yang sama dengan kanker serviks yaitu Human Papiloma Virus,(stephen,2005).
Perbedaanya adalah tipe HPV yang menyebabkan penyakit ini
adalah yang ber tipe 6 dan 11. HPV
tipe ini cenderung untuk tumbuh selama sekitar enam bulan, kemudian stabil
kadang-kadang terlihat penyakit ini hilang tanpa pengobatan.
Kutil kelamin merupakan tumor kecil di luar dan di
dalam kelamin. Tetapi kutil ini tidak selalu tampak seperti kutil. Sejumlah orang
menganggap kutil kelamin agak mirip kembang kubis dalam segi warna dan
penampilanya.
Penyakit
kutil kelamin yang terkait dengan infeksi HPV dapat berbentuk kuitil atau datar,
berbentuk kecil atau besar dengan warna bervariasi, (merah muda atau terang). Penyakit
kutil kelamin dapat muncul pada leher rahim, skrotum, selakangan, paha, anus. Merawat
kutil agresif segera setelah kutil kelamin muncul tidak disarankan karena kutil
ini masih dapat muncul, perawatan ulang dikemudian hari sangat diperlukan.
kutil kelamin ini harus
segera di hilangkan karena akan membahayakan. Walaupun benjolan ini bisa hilang
tapi hal itu hanyalah sementara dan sewaktu-waktu penyakit ini bisa kembali
lagi. Kalau kutil kelamin ini tidak
segeara diobati dapat menjurus pada masalah-masalah sel abnormal pada mulut
rahim wanita. Ini juga bisa dikaitkan dengan kanker mulut rahim dalam berbagai
studi. Ada pengobatan-pengobatan tetapi kutil itu lebih sulit diobati pada
wanita karena dari segi letaknya membuat pengobatan lebih sulit. (stephen,2005)
Waspadalah bagi kaum hawa
yang pernah ada benjolan dikelamin dan merasa panas, gatal serta
ketidaknyamanan pada alat kelaminya. Karena hal itu merupakan gejala adanya
kutil kelamin. Kutil kelamin memang tidak bisa menyebabkan kanker tapi dari
segi psikologis penyakit ini akan teramat mengganggu penderita. Akan tetapi
bagi yang pernah terserang HPV penyebab penyakit kutil kelamiin akan lebih
mudah atau rentan terserang HPV tipe 16 dan 18 yang tak lain penyebab kanker
serviks.
Ini nuich sedikit gambar mengenai
seperti apa itu kutil kelamin,,
![]() |
Tidak
mau kan genetalia kita kayak gini, makanya rawat dengan baik ya.. :)
Tapi
bagi para kaum wanita jangan terlalu kawatir, beberapa pengobatan sudah
direkomendasikan oleh para dokter kq.
Masak???
Gimana suich pengobatanya??
Yuck
kita baca lagi,, (fighting.. :D)
Pada
umumnya kutil kelamin diobati dengan olesan cairan podofilin atau pembakatran
dengan listrik (kauterisasi), waduh ,, sakit gak nuich?? Wah kalau sakit gaknya
saya gak tau juga ya, alhamdulilah belum pernah kena kutil kelamin J
Selain
pengobatan itu dapat juga dilakukan perawatan untuk melenyapkan kutil ini,
dengan pilihan :
1. Cryotheray, pembekuan kutil dengan nitrogen cair
2. Trichloracetic asam, zat kimia yang diterapkan pada
permukaan kutil
3. Operasi pengangkatan, menggunting sel-sel dengan pisau
bedah. Ingat pisau bedah BUKAN pisau dapur :D, untuk operasi pengangkatan dapat
smenyembuhkan masalah ini dalam satu kunjungan.
4. Elektrokauter, membakar kutil menggunakan arus listrik
5. Laser atau pengikisan kutil
(Nurwijaya,Hartati.dkk. Cegah dan Deteksi Kanker
serviks)
Ya itu
beberapa penyakit genetalia yang perlu diwaspadai,. Mungkin masih ada lagi penyakit
pada genetalia wanita.. Bagi teman-teman yang mau menambahkan atau
mengklarifikasi mungkin tulisan saya kurang tepat atau gimana. :D silahkan
comment.
Terimakasih sudah
ikut melestarikan kesehatan wanita dengan membca tulisan ini. Semoga kita semua
selalu dalam kesehatan. Amin, :)

